RPK minta maaf kepada Najib dan Rosmah kerana SD kaitkan pembun0han Altantuya.

Oleh : Raja Petra Kamaruddin

Terjemahan oleh : Buletin TTKM

Dengan perkiraan 36,000-42,000 orang di UK telah meninggal dunia akibat pandemik virus korona Covid-19 (kerajaan UK tidak benar-benar mengetahui angka kematian sebenarnya kereana nampaknya banyak kematian tidak dilaporkan – misalnya, anak saya, Raja Azman, bekerja di rumah jagaan di mana 13 orang tua meninggal hanya dalam beberapa hari) kematian dapat mengintai hanya di penjuru menunggu menerkam kita.

Setelah Hari Raya, Azman akan mulai bekerja dengan NHS, jadi dia berhadapan bahaya membawa pulang virus tersebut (banyak orang dalam kategori pekerjaan berisiko tinggi sekarang tinggal di luar dan tidak lagi pulang, untuk berjaga-jaga).

Pokoknya, intinya adalah, hari ini saya mungkin “berbicara” dengan anda dan esok saya mungkin tiada lagi. Jadi saya ingin meminta ampun dan maaf dari Bossku
(Najib) dan Madam (Rosmah) kalau-kalau Hari Raya tahun depan saya mungkin tidak berupaya melakukannya. Jadi, untuk BossKu dan Madam, dengan ikhlas saya mohon ampun dan maaf.

Sebenarnya, saya tidak punya masalah peribadi dengan anda dan saya selalu memuji anda. Lagipun, kita sudah saling kenal sejak anda merupakan merupakan timbalan pimpinan UMNO pada tahun 1980-an. Namun, seperti yang anda tahu, dalam politik kawan boleh menjadi musuh pada suatu hari dan di hari berikutnya boleh menjadi kawan. Itu adalah bahaya politik dalam pekerjaan.

Masalahnya di sini adalah, Muhyiddin Yassin sepatutnya menjadi Timbalan Perdana Menteri untuk Tun Abdullah Ahmad Badawi (Pak Lah) pada bulan November 2003. Namun, Tun Dr Mahathir Mohamad menghalangi hal itu terjadi. Itu sebabnya selama beberapa bulan Malaysia tiada Timbalan Perdana Menteri.

Pak Lah berada dalam dilema. Dia menginginkan Muhyiddin tetapi tidak berani menentang Mahathir. Namun dia juga tidak menginginkan anda. Akhirnya, Mahathir tidak boleh menahan penangguhan itu dan mengumumkan bahwa anda adalah Timbalan Perdana Menteri yang baru.
Kami merasa aneh bahwa Mahathir dan bukan Pak Lah mengumumkan anda sebagai Timbalan Perdana Menteri. Tidak sampai 24 jam kemudian Pak Lah mengumumkan anda sebagai Timbalan Perdana Menteri yang baharu. Tentu saja, dia tidak punya pilihan karena Mahathir sudah membuat pengumuman itu.

Kami merasakan anda adalah wakil Mahathir untuk membantu melindungi RM100 billion miliknya dari keuntungan yang diperoleh dengan cara salah. Mahathir adalah musuh kita. Karena itu, karena anda adalah rakan Mahathir, maka itu menjadikan anda musuh kami juga. Ringkas.

Kemudian kami mulai menyer@ng anda (untuk mengus1r anda sebelum anda dapat mengambil alih dari Pak Lah) dan ‘budak’ anda, Rusdi Mustapha, datang menemui saya di Havana Club di KL untuk menawarkan untuk membeli saya.
“Sebut saja harga kamu”, katanya kepada saya, dan saya memar@hi beliau seeloknya.

Setelah itu, kami sudah bekerja dengan Mahathir untuk cuba menggulingkan Pak Lah. Ya, tujuan akhir menghalalkan cara dan mus0h kepada mus0h saya adalah teman saya, dan semua itu.

Hari berikutnya, saya menelefon Mahathir dan meminta untuk bertemu dengannya. Saya disuruh masuk jam 3 petang ke pejabatnya di Petronas dan saya memberi tahu Tun tentang tawaran dari Rusdi. Mahathir bertanya kepada saya berapa banyak yang saya minta. Saya menjawab saya tidak meminta apa pun dan malah mem@rahi Rusdi.

Dengan bergurau Mahathir menjawab, “Kamu seharusnya meminta RM20 juta, setengah untukmu dan setengah untukku.”
Alasan kami menyerang Pak Lah dan anda pada 2006-2008 adalah agar Muhyiddin dan Ku Li dapat mengambil alih sebagai nombor 1 dan nombor 2 (terpulang kepada mereka siapa yang nombor 1 dan siapa yang nombor 2). Dan kami tahu jika kami ingin menggulingkan Pak Lah dan anda, maka kami tidak punya pilihan selain bekerja sama dengan Mahathir (seperti bagaimana DAP berkerjasama dengan Mahathir pada tahun 2018 untuk menggulingkan anda).

Kemudian Ku Li memberi tahu kami pada Jun 2008 bahwa Mahathir mengkhianati kami. Dia hanya menggunakan kami untuk mengusir Pak Lah. Setelah bersetuju bahwa Muhyiddin dan Ku Li akan mengambil alih sebagai nombor 1 dan nombor 2 sebaik sahaja Pak Lah digul1ngkan, dia secara diam-diam merancang di belakang kami untuk melantik anda sebagai PM7.

Jadi kami tidak punya pilihan selain merencanakan kejatuhan anda.

Saya secara peribadi tidak membenci anda. Kami hanya tidak ingin proksi Mahathir di atas takhta. Dan Muhyiddin dan Ku Li tidak akan pernah menjadi proksi Mahathir, terutama Ku Li.

Saat itulah “budak” Ku Li, Bul, keluar dengan idea untuk mengaitkan anda dan Rosmah dengan pembun0han Altantuya Shaariibbu. Jadi, beberapa hari kemudian, saya keluarkan akuan bersumpah (SD) yang mengaitkan Rosmah dengan pembun0han Altantuya, mengatakan bahawa dia ada di sana pada malam pembun0han itu.

This slideshow requires JavaScript.


(Raja Petra Kamaruddin didakwa di mahkamah pada 17 Julai 2018 berhubung tuduhan dalam akuan bersumpahnya yang didakwa memfitnah Rosmah dan 2 yang lain. Pada 2019, RPK melarikan diri ke UK melalui Thailand. – Editor)

Dengan Allah sebagai saksi saya, saya percaya pada waktu itu bahawa apa yang saya katakan adalah benar. Sehinggalah kemudian saya mengetahui bahwa Bul telah berbohong kepada kami. Bahkan, ketika saya berada di bawah penahanan ISA, isteri saya, Marina, cuba untuk bertemu Ku Li tetapi dia menolak untuk bertemu dengannya. Marina kemudian bertemu Bul di Bangsar, yang memberikan berbagai alasan mengapa bukti yang dia janjikan kepada kami sudah tidak ada lagi.

Pada saat itu Marina tahu Bul telah berbohong dan kami telah memakan umpan, tali, dan pemberatnya. Tetapi saya sudah mengenali Bul sejak umur 13 tahun, jadi kebiasaannya kita akan percaya pada seseorang yang kita kenal selama 50 tahun.

Bagaimanapun, untuk meringkaskan cerita, kisah Altantuya adalah dusta, dan kerena fitnah itu, jutaan orang percaya bahwa anda dan Rosmah terlibat dalam atau di belakang pembunuhan itu.

Menurut arwah saya Tok Guru, Allah tidak akan pernah memaafkan anda melainkan orang yang anda lakukan dosa itu mengampuni Anda. Dan saya tahu fitnah saya telah menyebabkan banyak kerosakan kepada anda dan sampai hari ini SD saya itu masih disebarkan. Jadi, suka saya pada hari Raya ini meminta ampun dan maaf sekiranya ketentuan Allah saya tidak dapat bertemu Hari Raya tahun depan. Saya cuma berhadap suatu hari nanti saya akan dapat lakukan (permohonan maaf ) ini secara bersua muka. -Buletin TTKM.

 

najib
Najib membalas permintaan maaf RPK dengan berkata “perkara telah berlaku, biarkan berlalu”.

-Artikel ini adalah pandangan peribadi penulis dan tidak semestinya mewakili pendirian Buletin TTKM. Tulisan asal dalam Bahasa Inggeris di sini . – Editor

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.